• 27

    Mar

    Kenapa Diberi Nama Tomcat?

    Serangga tomcat belakangan menghebohkan masyarakat karena menyerang warga Surabaya. Korban serangan tomcat mengalami dermatitis, kulitnya seperti melepuh, mengeluarkan cairan, dan merasa gatal. Di balik persoalan mencegah serangan, mengobati luka yang ditimbulkan, maupun apa penyebab munculnya serangga ini, ada hal lain yang cukup menarik, yakni soal nama. Mengapa diberi nama tomcat? Guru Besar Ilmu Serangga dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Aunu Rauf, mengungkapkan bahwa serangga tomcat adalah serangga yang tak asing bagi masyarakat Indonesia. Di beberapa wilayah Indonesia, serangga tomcat sering kali disebut semut kanai atau semut kayap. Menurut Aunu, kumbang ini sejatinya merupakan spesies kumbang Paederus fuscipes. “Masyarakat menyebutnya tomcat, mungkin karena b
  • 27

    Mar

    Tomcat Beracun, Tapi Tak Mematikan

    Serangan serangga Tomcat atau kumbang Paederus menghebohkan warga Surabaya. Warga apartemen Eastcoast, Kenjeran dan Wonorejo mengalami dermatitis akibat serangan serangga itu. Kabar yang beredar lewat Blackberry Messenger maupun jejaring sosial Twitter menyebutkan bahwa serangga tersebut memiliki racun yang 12 kali lebih beracun dari kobra. Benarkah? Menanggapi hal itu, pakar serangga Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hari Sutrisno, mengatakan, “Memang ada benarnya itu. Tapi racun serangga ini targetnya berbeda dengan racun kobra.” Menurut Hari, racun kobra biasanya langsung menuju ke jaringan saraf sehingga dampaknya bisa fatal. Sementara, racun kumbang Paederus hanya menyerang bagian kulit. Hari mengimbau masyarakat agar tak terlalu panik sebab racun T
  • 27

    Mar

    Cerita,renungan :

    Seorang anak mengeluh pada ayahnya, Aku capek, sangat capek. Aku belajar mati2an sdg temanku dgn enaknya menyontek. Aku mau menyontek saja! Aku capek krn aku harus terus membantu ibu, sedang temanku punya pembantu. Aku capek krn aku hrs nabung, sdg temanku bisa terus jajan tnp hrs nabung. Aku capek krn harus jaga lidahku, sdg temanku enak aja bicara sampai aku sakit hati. Aku capek ayah, aku capek menahan diriMereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah! .. sang anak mulai menangis. Sang ayah hanya senyum & mengelus kepala anaknya, Anakku, ayo ikut ayah. Mereka menyusuri jalan yg jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang. Ayah, mau kemana kita? Aku tidak suka jalan ini. Lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. Badanku dikelilingi oleh ser
  • 21

    Mar

    BUDAYA FLORES TIMUR

    Flotim merupakan wilayah kepulauan dengan luas 3079,23 km2, berbatasan dengan kabupaten Alor di timur, kabupaten Sikka di barat utara dengan laut Flores dan selatan, laut Sawu. Orang yang berasal dari Flores Timur sering disebut orang Lamaholot, karena bahasa yang digunakan bahasa suku Lamaholot. Konsep rumah adat orang Flotim selalu dianggap sebagai pusat kegiatan ritual suku. Rumah adat dijadikan tempat untuk menghormati Lera Wulan Tana Ekan (wujud tertinggi yang mengciptakan dan yang empunya bumi). Pelapisan social masyarakat tergantung pada awal mula kedatangan penduduk pertama, karena itu dikenal adanya tuan tanah yang memutuskan segala sesuatu, membagi tanah kepada suku Mehen yang tiba kemudian, disusul suku Ketawo yang memperoleh hak tinggal dan mengolah tanah dari suku Mehen. S
  • 21

    Mar

    NGGELA NENEK MOYANGKU, NGGELA KAMPUNG HALAMANKU

    Menjadi anak yang berdarah blasteran adalah sebuah kebanggaan saya, meskipun bukan blasteran Indo-Luar Negeri. Setidaknya saya memiliki campuran darah yang beragam dari kedua daerah yang boleh dibilang berbeda dari berbagai aspek. Saya adalah anak kedua dari Bapak Umar Embu yang berdarah Nggela dan Mama Hamida Yana Beleng yang berdarah Alor. Jadi, saya orang Nggela dan Alor. Akan tetapi, berdasarkan aliran paternalism yang dianut oleh hampir sebagian masyarakat Ende dan Alor, maka mau tidak mau saya harus mengikuti garis kekerabatan dari Bapak. Sehingga saya harus menerima dengan ikhlas nama family yang tertempel di nama saya: MBELE. Itulah nama family saya dan keempat saudara saya yang diambil dari nama nenek moyang kami yang berasal dari kampung Nggela. Tidak hanya kami berlima saja yang
  • 21

    Mar

    Badai di NTT, Ribuan Rumah Hancur

    KUPANG] Badai siklon tropis LUA yang melanda NTT sepekan ini, telah merobohkan 1.162 rumah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat, sebanyak 1.162 rumah yang hancur itu tersebar di tujuh kabupaten, antara lain Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara (TTU) Timor Tengah Selatan (TTS) Manggarai, Nagekeo, Ende, Flores Timur, dan Lembata. Bencana angin puting beliun dan hujan deras yang terjadi pada Sabtu (17/3) pukul 01.30 WITA melanda kabupaten TTS dan merusak 739 rumah penduduk, termasuk dua gereja, tiga SD, satu gedung SMP, dan SMA. Rumah yang rusak tersebut terdiri dari rumah sederhana, semi permanen, dan rumah permanen, termasuk sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, gereja los koramil dan pasar, kata Bupati TTS, Paulus VR Mella. An
  • 21

    Mar

    TAMBANG: APAKAH SEBUAH AGENDA POLITIK YANG CANTIK ???

    Iseng2 masuk dlm catatan sbg pengamat Politik hehehehee………. (Menurut gare bego kami anak rantau) Apakah Problem kehadiran tambang (Pasir Besi) yg aktivitas telah dijalankan dan SDA tambang dengan adanya IUP adalah merupakan Agenda Politik yang cantik di Ende? demikian celetuk org yang punya pengetahuan lebih dari kami2 dalam minum kopi di sebuah warung. Tersentak kaget kami semua dalam ketidakmengertian. Lebih Lanjut dalam gare bego ada yang mengatakan :” Mungkin Dema ” soalnya wee do PILKADA… Lalu ada yg mengatakan : Tapi ngereemba noo ebe nosi Tambang Pasir ? ya… mungkin itu adalah aset dari salah satu kandidat sbg donatur dalam Pilkada nanti, celetuk yg lain. Dan IUP yg ada adalah peluru yang akan digunakan saat menjelang Pilkada. Kebingungan se
  • 21

    Mar

    PILKADA : PENTINGNYA POLITICAL MARKETING STRATEGY dan TANGGUNGJAWAB MORAL TIM SUKSESNYA

    Tidak dipungkiri bahwa Pilkada adalah suatu pristiwa politik, namun proses dan hasil Pilkada dapat pula dicapai melalui analisis mekanisme pasar dan pendekatan makro-mikro ekonomi. Mensukseskan Pilkada (KPUD) dan memenangkan Pilkada (kandidat Gubernur/Bupati/Walikota) membutuhkan analisis untung rugi dan kalkulasi ekonomi yang akurat yakni bagaimana mengurangi resiko-biaya sosio-ekonomi dan sosio-politik. Efisiensi penting dalam berbagai bidang baik dalam pelaksanaan Pilkada (KPU/Desk Pilkada) maupun cara memenangkan Pilkada (kandidat/ koalisi/non koalisi partai pendukung). Tim sukses kandidat Pilkada seharusnya berpikir strategik-efisien bagaimana mengurangi resiko dan meningkatkan keuntungan/manfaat (to minimize risks and to maximizize profits). Hal ini diperlukan agar Pilkada dapat dila
  • 21

    Mar

    PILKADA : PENTINGNYA POLITICAL MARKETING STRATEGY dan TANGGUNGJAWAB MORAL TIM SUKSESNYA

    Tidak dipungkiri bahwa Pilkada adalah suatu pristiwa politik, namun proses dan hasil Pilkada dapat pula dicapai melalui analisis mekanisme pasar dan pendekatan makro-mikro ekonomi. Mensukseskan Pilkada (KPUD) dan memenangkan Pilkada (kandidat Gubernur/Bupati/Walikota) membutuhkan analisis untung rugi dan kalkulasi ekonomi yang akurat yakni bagaimana mengurangi resiko-biaya sosio-ekonomi dan sosio-politik. Efisiensi penting dalam berbagai bidang baik dalam pelaksanaan Pilkada (KPU/Desk Pilkada) maupun cara memenangkan Pilkada (kandidat/ koalisi/non koalisi partai pendukung). Tim sukses kandidat Pilkada seharusnya berpikir strategik-efisien bagaimana mengurangi resiko dan meningkatkan keuntungan/manfaat (to minimize risks and to maximizize profits). Hal ini diperlukan agar Pilkada dapat dila
  • 21

    Mar

    PILKADA : PENTINGNYA POLITICAL MARKETING STRATEGY dan TANGGUNGJAWAB MORAL TIM SUKSESNYA

    Tidak dipungkiri bahwa Pilkada adalah suatu pristiwa politik, namun proses dan hasil Pilkada dapat pula dicapai melalui analisis mekanisme pasar dan pendekatan makro-mikro ekonomi. Mensukseskan Pilkada (KPUD) dan memenangkan Pilkada (kandidat Gubernur/Bupati/Walikota) membutuhkan analisis untung rugi dan kalkulasi ekonomi yang akurat yakni bagaimana mengurangi resiko-biaya sosio-ekonomi dan sosio-politik. Efisiensi penting dalam berbagai bidang baik dalam pelaksanaan Pilkada (KPU/Desk Pilkada) maupun cara memenangkan Pilkada (kandidat/ koalisi/non koalisi partai pendukung). Tim sukses kandidat Pilkada seharusnya berpikir strategik-efisien bagaimana mengurangi resiko dan meningkatkan keuntungan/manfaat (to minimize risks and to maximizize profits). Hal ini diperlukan agar Pilkada dapat dila
- Next

Author

Follow Me